Oct 13, 2010

Menjijikan

hey hey ada 1 adek kelas yang gue gasuka .. karna dia orangnya suka lebay2 gitu deh .. najis deh pokoknya statusnya pada lebay gitu .. suka sok over acting .. lebaynya mau nyaingin gue tuh kayaknya nah yang mau tau .. tinggal klik linknya aja .. nih link nya http://www.facebook.com/?ref=home#!/profile.php?id=100001133651036 nama anaknya sih FAHMI ANANDA PUTRA .. dan ini fotonya .. gue jamin kalian pasti bakal :&

Najis gak sih menurut kalian? wiih sebel bet gue sama nih anak ..
sok2 gimana gitu ..

Absen 87

  1. Abdul Kohar
  2. Adelia Putri Sonaningsuci
  3. Adinda Putri Mulyani
  4. Aditya bita prilyan
  5. Agatha Putri
  6. Agustian kurniawan
  7. Ahmad Zulfikar Pramiza (me)
  8. Aldy rizkia
  9. Alfiandi Mahri
  10. Daffa Suryawan Djati
  11. Dewi ramadhani Metiary
  12. Dini nur hanifah
  13. Dwi Utami
  14. Dwiki ramanda Saputra
  15. Fiana Riwanti
  16. Fidya Nur Melinda
  17. Firman Rizky Aulia
  18. Fitria Ambarwati
  19. Frans Yosep
  20. Hafizh Raistyhadi
  21. Ismi Nur Aziz
  22. Isnaini Asri
  23. Istu Nurrohmah
  24. Kiswana Wulan dari
  25. Krisan Alifari
  26. Lisa Nurmala
  27. M. Dwi Saputro
  28. M. Faisal al-bahri
  29. M. febriansyah
  30. Pratama Nugroho
  31. Rahayu Puri .P
  32. Ratih Yuningsih
  33. Ribka Nadya Sari
  34. Resta Ayu Chairunnisa
  35. Salinah Fauziah
  36. Sandra Novita Loka
  37. Sheilla
  38. Sopiyanto
  39. Sri anggar Kasih
  40. Wahyu Faturrahman

Mengapa Air Hujan Bisa Membuat Kita Sakit?

Sebenarnya yang membuat kita merasa sakit adalah karena adanya perbedaan suhu pada tubuh kita. Kalau kita kehujanan, misalnya yang kena hujan kepala maka bagian kepala akan lebih dingin dibandingkan bagian tubuh yang lain. Maka kita akan merasa ada "kelainan" pada kepala kita. Kita lalu bilang "kepala kita pusing".Begitupun kalau tengkuk kita terus menerus kena angin, misalnya pas lagi duduk dekat jendela, kita akan merasa ada kelainan ditengkuk kita. Namun kalau seluruh tubuh kita kehujanan, sebetulnya kita tidak akan sakit.

Karena seluruh tubuh kita mempunyai suhu yang sama. Apalagi kalau kita bermain, tubuh kita akan mengeluarkan enegi yang akan diubah menjadi panas. Dengan begitu suhu badan kita yang panas bisa menangkal suhu dingin yang disebabkan guyuran air hujan.
Maka dianjurkan, kalau kita sehabis terguyur hujan, sebaiknya kita mandi air hangat, agar suhu kita cepat kembali normal.
Tekanan udara yang rendah seperti hujan, mendung dan kelembaban tinggi terbukti menjadi pemicu sakit kepala pada anak-anak. Menurunnya tekanan udara telah ikut menurunkan kekebalan tubuh meski belum diketahui persis penyebabnya.

Dalam sebuah studi, peneliti melibatkan 25 anak-anak dan remaja yang memiliki riwayat penyakit migrain dan sakit kepala kronis. Peneliti menemukan, anak-anak cederung lebih sering sakit kepala saat cuaca hujan atau kelembabannya lebih tinggi dari biasanya.

Partisipan yang ikut dalam studi ini hampir 3 kali lebih memungkinkan menderita sakit kepala ketika cuaca hujan atau kelembaban tinggi dibandingkan saat kondisi udaranya kering.

Pada studi tersebut, peneliti memberikan anak-anak komputer genggam yang dapat merekam gejala sakit kepala selama dua minggu. Setelahnya peneliti membandingkan informasi tersebut dengan kondisi cuaca yang ada saat itu.

Studi yang dipimpin oleh Dr Mark Connely dari Children's Mercy Hospital and Clinics di Kansas City, Missouri ini melengkapi penelitian sebelumnya yang menggunakan metode kurang tepat. Hasil penelitian ini dilaporkan dalam jurnal Headache.

Hasil penelitian secara keseluruhan didapat selama periode hujan anak-anak memiliki kemungkinan menderita gejala sakit kepala sebesar 59 persen dibandingkan dengan cuaca kering yang hanya sebesar 21 persen.

Sedangkan pada kondisi kelembaban tinggi di atas rata-rata kemungkinan sakit kepala sebesar 58 persen dibandingkan saat kelembaban normal yang hanya 22 persen.

'Hasil ini memberikan pegangan bagi anak-anak agar dapat mencegah serangan sakit kepala saat musim hujan. Tapi kami belum mengetahui dengan pasti mengapa hujan dan kelembaban yang tinggi dapat memicu sakit kepala pada anak-anak,' ujar Dr Connelly, seperti dikutip dari Reuters.

MENGAPA Nafas Kita Bau Saat Bangun Tidur?

Kebanyakan nafas bau (atau "nafas busuk", sebagaimana kata para dokter gigi) disebabkan oleh senyawa-senyawa yang mengandung belerang di mulut. Bagaimana senyawa itu bisa sampai ke situ? Dan mengapa masalah itu bertambah buruk di pagi hari?
Mikroorganisme-mikroorganisme dalam mulut tidak pandang bulu mengenai apa yang mereka makan. Mereka menyerang :

  • Makanan yang tersisa di mulut.

  • Plak.

  • Air liur yang ditemukan di antara gigi, gusi dan lidah.

  • Jaringan mati yang dilepaskan oleh mulut, gusi dan lidah.




Mikroorganisme tersebut mengubah makanan menjadi asam amino dan peptida, yang kemudian terurai menjadi senyawa-senyawa berbau belerang yang menusuk hidung.�

Menggosok gigi membantu membebaskan mulut dari sumber-sumber makanan mikroorganisme itu. Tetapi pertahanan yang terbaik adalah aliran air liur yang teratur, jenis aliran yang Anda peroleh dengan berbicara, mengunyah, atau menelan. Hal-hal itu tentunya hanya kita lakukan disaat terjaga.

Menghilangkan lubang gigi bukanlah satu-satunya alasan untuk membersihkan gigi dengan benang gigi. Semakin lama partikel makanan berada di dalam mulut, semakin busuk nafas yang dihasilkan. Jadi, waktu enam hingga delapan jam tidur merupakan waktu pembiakan bakteri yang sempurna dan merupakan ancaman bagi bebagai hidung yang peka di mana saja.

Nah, mulai sekarang, rajin-rajinlah merawat gigi. Menggosok gigi secara teratur tentunya bisa mengurangi bau mulut. Ilmu tentang bau mulut ini saya dapatkan di buku yang berjudul "Mengapa Hidung Anjing Basah?". Semoga bermanfaat.